Hidup itu sulit.
Itulah yang selalu terlintas dalam benak Eldric Vaelin, seorang bocah berusia 11 tahun yang hampir setiap hari ia bekerja di toko bangunan kecil milik keluarganya. Ayahnya, yang merupakan seorang tukang kayu yang sudah tua, sudah tidak kuat lagi untuk mengangkat balok kayu yang berat. Sedangkan ibunya yang sibuk merawat anak perempuannya yang masih umur 7 tahun, yang sedang dalam kondisi sakit demam.
Mereka hidup di sebuah kota kecil bernama Silvermist, tempat di mana kehidupan berjalan begitu lambat tetapi sangat dipenuhi dengan perjuangan. Eldric tidak pernah mengeluh sama sekali, dengan tangannya yang kecil, ia tetap berusaha untuk membantu kedua orang tuanya, bekerja keras agar keluarganya bisa tetap makan dan bertahan hidup
Namun, semuanya berubah ketika hari itu.
Hari dimana kota Silvermist yang dulu tenang berubah menjadi lautan api. langit yang biasanya cerah kini diselimuti oleh kabut hitam, retakan dimensi tiba-tiba muncul di Bumi dan di dalamnya terdapat sebuah menara. Menara itu adalah disebut Tower Colossus – sebuah menara raksasa yang menjulang tinggi menembus awan. Dari dalam Tower, monster-monster aneh tiba-tiba keluar.
“Kabur! Monster! Lari!”
Teriakan panik semua orang yang memenuhi udara saat makhluk buas tersebut menyerbu kota.
Braak!
Sebuah bangunan runtuh, debu memenuhi udara. Jeritan terdengar dimana-mana. Kota yang dulu damai kini menjadi zona kematian.
“Ini… ini mimpi buruk, bukan?”
Eldric pun menggenggam erat tangan adiknya, berlari bersama keluarganya untuk mencari perlindungan. Tetapi, kemanapun mereka pergi, kehancuran akan tetap mengikuti.
Saat itulah muncul kejadian aneh.
Ratusan orang yang tadinya ketakutan secara tiba-tiba merasakan kekuatan yang muncul di dalam tubuh mereka. Kemudian terdengar sebuah suara bergema di kepala setiap manusia:
[Selamat datang di Era Tower]
[Anda telah dipilih untuk menjadi seorang Player.]
[Menyesuaikan tubuh… Mengidentifikasi bakat…]
[Role Diberikan!]
Di sekelilingnya, semua orang tersentak. Beberapa dari mereka jatuh berlutut. Sementara yang lain memegangi kepala mereka seolah merasakan sesuatu yang baru dari dalam tubuh mereka.
Sebuah jendela transparan tiba-tiba muncul di beberapa orang.
Orang-orang mulai melihat jendela status mereka, kemudian beberapa dari mereka langsung memahami perubahan yang terjadi.
Seorang pria berotot mengangkat injunya dengan ekspresi kagum.
[Role: Vanguard] –ย Pelindung barisan Depan.
[Kemampuan awal: Fortress Stance, Guardian’s Charge]
Seorang gadis dengan jubah hitam pun ikut mengangkat tangannya, dan seketika bola api terbentuk.
[Role: Arcanist] – Pengguna sihir penghancur.
[Kemampuan Awal: Elemental Surge, Arcane Barrier]
Di sudut lain, seorang pemuda berambut perak uga merasakan tubuhnya menjadi ringan sebelum menghilang dalam bayangan.
[Role:Phantom] – Pembunuh dari kegelapan.
[Kemampuan Awal: Shadow Step, Silent Execution]
Individu yang terpilih disebut dengan “Player”, namun tidak semua orang mendpatkan berkah tersebut.
Sejak hari itu, dunia sepenuhnya berubah.
Tower Colossus terus menjulang tinggi, menantang manusia untuk menaklukkannya.
Tujuh tahun pun berlalu.
Selama tujuh tahun tersebut ,terdapat fakta bahwa Menara yang muncul di berbagai negara di dunia ini adalah satu entitas yang sama. Meskipun secara fisik tampak seperti menara yang berbeda di setiap wilayah, semua menara itu terhubung secara langsung, memungkinkan player dari berbagai belahan dunia untuk bertemu satu sama lain di dalamnya. Menara itu masih berdiri megah, menembus langit seperti simbol dari sebuah era baru bagi banyak orang, itu adalah awal baru dari kebangkitan. Namun bagi sebagian lainnya, itu adalah awal dari keputusasaan.
Selama bertahun-tahun, orang yang terpilih sebagai player mulai mendirikan sebuah Guild, hal itu membuat sistem dunia menjadi tidak seimbang karena dalam Guild memiliki kekuatan seorang player. Oleh karena itu pemerintah pun mendirikan Asosiasi Player, demi menyeimbangkan hal tersebut.
Lantai tertinggi yang dicapai oleh player adalah lantai 9 selama tujuh tahun ini. Hanya guild besar yang dapat mencapainya karena mereka memiliki banyak player dengan level yang tinggi saat itu. Sementara player biasa masih terjebak di lantai bawah, berjuang untuk bertahan hidup.
Dan Eldric ?
ia sejak awal kemunculan Tower tidak pernah mendapatkan pesan sebagai Player.
Meskipun menghabiskan setiap hari memandangi menara itu, berharap suatu saat mendapatkan keajaiban yang akan mengubah hidupnya, dan keluarganya.
Saat ini, Eldric berusia 18 tahun. ia bekerja sebagai kuli bangunan sebuah pabrik, mencoba bertahan hidup dan menafkahi adik beserta kedua orang tuanya. Setiap hari ia melhat player keluar masuk menara, membawa barang rampasan dan menikmati kekayaan yang ditawarkan oleh dunia baru ini.
“Jika ak menjadi Player… aku bisa menghidupi keluargaku. Bahkan aku juga bisa membawa mereka keluar dari distrik pekerja ini.”
Namun, tidak peduli seberapa keras ia berharap, notifikasi kebangkitan itu tak pernah muncul.
Pada suatu malam, Eldric duduk di atap rumahnya, menatap menara raksasa yang bersinar di kejauhan.
“Aku akan masuk ke dalam menara itu suatu hari nanti. Aku pasti… sati akan menjadi Player…”
Diskusi Chapter 0
Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama!