Home / NEUROBOUND / Chapter Ini

Chapter 02: Transmigation

“Ugh, kau kakek sialan!”

“Apa kau pikir aku orang gila?!”

Begitulah balasan Xingyuan yang begitu kesal karena ucapan kakek tua itu.

Kemudian, kakek tua itupun mulai menjelaskan secara singkat apa yang terjadi di area tersebut.

Menurut kaker tua itu, ada beberapa orang yang sedang bertarung untuk memperebutkan artefak yang dapat meningkatkan seseorang naik ke dua tingkat sekaligus.

Dan orang-orang yang bertarung itu, di dunia ini disebut sebagai seorang “Kultivator”.

Dan seketika Xingyuan terkejut, saat kakek tua itu mengatakan bahwa mereka adalah seorang kultivator yang hanya ada di buku novel yang biasa Xingyuan baca.

Kakek tua itupun melanjutkan pembicaraannya sambil mereka berdua berjalan menjauhi area tersebut.

Dunia ini merupakan dunia yang dipenuhi akan energi spiritual, ilmu pedang dan juga martial art.

Mereka menyebutnya Dunia Murim.

Xingyuan pun sempat tertawa sedikit mendengar penjelasan dari kakek tua itu.

“Pfft.. itu sungguh cerita yang lucu sekali, kakek” Ucap Xingyuan yang terlihat sedikit menertawakan kakek itu.

Dan saat ini, Xingyuan merasa bahwa dirinya sepertinya melakukan reinkarnasi dari bumi ke dunia murim ini.

Namun, saat itu Xingyuan mencoba mencari semacam cermin yang dapat melihat dirinya sendiri.

Dan kebetulan di sekitar perjalanan mereka, Jiang Xingyuan melihat ada genangan air, dan dia mencoba untuk melihat dirinya.

Dan Xingyuan pun terdiam sejenak juga terkejut.

Dia terkejut melihat dirinya sendiri, saat itu Xingyuan berpikir kalau dia reinkarnasi ke tubuh seorang anak muda atau semacamnya.

Seperti novel-novel yang sering dia baca.

Akan tetapi, kejadian yang Xingyuan alami justru sangat berbeda. Dia ternyata tidak melakukan reinkarnasi.

Justru Xingyuan sendiri masuk ke dunia murim dengan tubuh asli miliknya sendiri.

“Huh…! ini kan memang tubuhku?”

“Kenapa tubuhku bisa ada disini?”

“Dan kalau di pikir lagi…”

“Baju yang aku pakai juga sama seperti saat aku mencoba mendaki ke pegunungan bersama temanku”

Seketika dia merasakan didalam tubuhnya terasa berbeda, lalu kepalanya yang terasa pusing dan sangat sakit.

Xingyuan yang saat itu semakin bingung, tak lama kemudian dia pun terjatuh pingsan.

Kakek tua itupun terkejut melihat Xingyuan yang terjatuh pingsan, tramoak merasakan kesakitan.

“Hei, bocah bodoh!… bangun…!”

Kakek tua itu mencoba untuk membangunkan Xingyuan yang tiba-tiba terjatuh dan tampak kesakitan, dan akhirnya dia pingsan.

Dan kakek itu membawa Xingyuan ke tempat tinggalnya, tak jauh dari area pertarungan para kultivator tersebut.

Tiga hari kemudian…

Xingyuan yang tadinya tak sadarkan diri, dan dia saat itu berbaring di tempat kediaman kakek tua yang XIngyuan temui.

Dan akhirnya Xingyuan pun bangun tersadar kembali dari pingsannya.

“Aku ada dimana ini?” Ucap Xingyuan yang bingung dengan apa yang dia lihat saat ini.

Dia kira saat ini dirinya sedang berada di bumi.

“Huh, apa aku ada dibumi?”

“Itu sungguh melegakan sekali”

Namun, tiba-tiba kakek tua itupun datang menghampiri Xingyuan, dan berkata.

“Kenapa dari tadi kau selalu berkata Bumi?”

“Apakah kau tinggal di desa bumi? atau itu nama kota?”

Seketika Xingyuan yang tadinya tersenyum lebar, tiba-tiba langsung berubah jadi sangat kesal.

Karena dia tetap berada di dunia yang bernama Murim.

“Ugh, kau menghilangkan mood ku, kakek sialan!” Ucap Xingyuan yang kesal terhadap kakek tua itu.

Dan tak lama kemudian, Xingyuan pun keluar dari ruangan tersebut dam melihat tempat tinggal dari kakek tua itu.

Dia tampak sedikit terpesona dengan tempat tinggal kakek itu, karena itu terlihat seperti sebuah desa yang cukup besar.

Dan ternyata kakek itu juga sangat dihormati oleh penduduk di desa tersebut.

Seperti bahwa dialah kepala desa dari desa ini.

Akan tetapi, yang lebih mengejutkannya lagi, ada beberapa anak muda yang mungkin itu seumuran dengan Xingyuan sekitar 18-20 tahun.

Mereka tampak berlatih semacam seni bela diri, dan ada juga yang berlatih menggunakan pedang.

Xingyuan yang menyaksikan latihan itu terlihat terpesona, dan bahkan hal itu seperti sebuah khayalan semata.

Karena Xingyuan hanya tahu bahwa dunia murim itu sangat indah di sebuah cerita novel.

Namun ternyata, dia yang saat ini melihatnya secara langsung ternyata lebih indah dan tampak terlihat kuat.

Kemudian, saat XIngyuan sedang terpesona dengan apa yang dia lihat saat ini.

Tiba-tiba terengar suara aneh yang menggema di telinga nya.

[Salam Master]

Dan mendengar suara itu, Xingyuan langsung mencari di sekelilingnya, suara siapakah itu, dan datang dari mana.

Tidak hanya sekali, bahkan suara aneh itu terdengar lagi.

[Master]

Dan akhirnya Xingyuan pun sadar bahwa suara itu memang datang dari pikiran nya sendiri.

“Huh, kenapa pikiranku berbicara sendiri?”

Suara itu pun membalas pertanyaan Xingyuan.

[Anda benar, Master]

[Saat ini, anda berbicara dengan pikiran anda]

“Huh? Siapa kau?” Ucap Xingyuan yang bingung dan bertanya kepada suara aneh itu.

[Saya adalah apa yang anda ciptakan]

Dia pun bingung dengan yang dimaksud dari kata yang diciptakan itu.

Saat itu, Xingyuan kebingungan dan merasa bahwa ada sosok aneh yang menghantui di dalam kepalanya.

Tak lama kemudian, suara aneh itu kembali menjelaskan siap dirinya.

[Saya adalah sistem AI yang anda ciptakan]

[Saya sistem AI Neurobound]

Lalu Xingyuan kembali bertanya kepada suara aneh itu.

“Huh? Neurobound?”

“Sejak kapan sistem bisa berbicara seperti ini?”

Dan suara aneh itupun menjawab dengan benar agar Xingyuan bisa percaya.

[Sejak saat ini, Master]

[Saya juga tahu, kalau anda suka gadis…]

“Cukup!” Ucap Xingyuan yang mengentikan pembicaraannya dengan suara aneh itu.

Xingyuan pun akhirnya menyadari bahwa dunia ini sangatlah berbeda dengan dunia yang dulu dia tinggal.

Dunia Murim ini sangat spesial, bahkan sebuah sistem teknologi dari bumi, tiba-tiba saja berubah menjadi semacam sistem yang punya pikiran. dan sistem itu menyatu dengan pikiran Xingyuan.

“Baiklah, jawab pertanyaanku ini… sudah berapa hari aku berada di dunia ini?” Ucap Xingyuan yang mencoba mengehtaui tentang dunia ini melalui sistem Neurobound.

[Anda berada di dunia ini…]

[Satu bulan]

Xingyuan pun kembali bertanya kepdada sistem tersebut.

“Hmph, sudah satu bulan aku berada di dunia aneh ini? sungguh waktu yang cukup lama.”

“Dan satu lagi, apa kau bisa mengetahui tentang dunia ini?”

Akan tetapi, sistem itu tidak dapat memberikan jawaban yang pasti.

[Maafkan saya, Master]

[Saat ini, saya hanya bisa mengakses hingga area desa ini saja]

Neurobound memberikan penjelasannya, bahwa dia hanya dapat mengakses informasi hanya sampai di desa tempat dia sekarang.

Karena menurut dari sistem itu, diperlukan peningkatan yang cukup kuat dari Master pemilik sistem ini atau sang penciptanya.

Agar Neurobound dapat mengakses lebih luas lagi, bahkan sistem ini bisa mencapai seluruh dunia, jika sang Master dari sistem ini mencapai puncak kekuatannya.

“Huh, menjadi kuat ya? apakah ini jalan satu-satunya?” Ucap Xingyuan yang sambil merenungkan ucapan dari sistem Neurobound.

[Master]

[Apakah anda ingin mencoba mengakses informasi desa ini?]

๐ŸŽ Support Author

Pilih nominal dan metode donasi terbaikmu.

Diskusi Chapter 0

Berkomentar sebagai Tamu
๐Ÿ’ฌ

Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama!