Home / NEUROBOUND / Chapter Ini

Chapter 04: Awakening

Xingyuan akhirnya memasuki tahap pertama dalam menjadi kultivator.

Dia saat ini memasuki ranah Body Tempering, tingkat awal yang membuat tubuh seorang mortal terlihat kuat dan kokoh.

Ini sama seperti membentuk ulang seluruh tubuh hingga ototnya agar kokoh.

Dan saat itu juga, beberapa orang bertanya kepada Xingyuan, apakah dirinya baik-baik saja.

Xingyuan pun menjawab kalau dia baik-baik saja dengan senyuman dan sedikit tertawa kecil.

Semua orang yang ada disana pun akhirnya pergi, dan Xingyuan sedang mencoba mencari tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi pada tubuhnya saat ini.

Lalu Xingyuan pun kembali memikirkan perkataan dari sistem.

Mendengar apa yang sistem katakan itu, Xingyuan pun merasa seperti sedikit aneh dengan dirinya sendiri.

Dia masih bingung, kenapa Xingyuan bisa memiliki tubuh suci murni ini.

Dan alasan kenapa dia harus menjadi kuat untuk bisa mengetahui informasi tentang dunia ini.

“Huh, baiklah”

“Aku akan berusaha untuk memperkuat diriku sendiri”

Keesokan harinya….

Xingyuan mulai memperhatikan orang-orang dari desa ini yang sedang berlatih.

Dia cukup tertarik dengan latihan yang dilakukan oleh orang-orang tersebut.

Kemudian, salah satu dari orang-orang itu melihat Xingyuan, dan memanggilnya.

“Hei, saudara Xingyuan! ada apa kau datang kesini?” Ucap salah satu orang yang sedang berlatih di halaman pelatihan desa tersebut.

Kemudian orang itu kembali berkata, dan memperkenalkam dirinya.

“Maaf, aku belum memperkenalkan diri”

“Namaku, Fu Zhen”

“Salah satu penduduk desa Taiyuan”

Lalu, Xingyuan pun juga memperkenalkan dirinya secara resmi kepada Fu Zhen dan lainnya.

“Salam, saudara Fu Zhen”

“Namaku Xingyuan… “

“Jiang Xingyuan”

Fu Zhen pun membalas ucapan dari Xingyuan tersebut.

“Huh, apa kau berasal dari keluarga Jiang?”

“Sepertinya aku pernah mendengar nama keluarga itu di luar desa ini”

Beberapa orang lainnya juga seperti pernah mendengar nama keluarga Jiang.

Akan tetapi, kenyataannya Xingyuan sama sekali tidak punya keluarga sejak kecil, jadi menurut dia, kemungkinan ini hanyalah nama keluarga yang sama namun hanya berbeda dunia.

Saat itu juga, Fu Zhen bertanya kepada Xingyuan alasan dia datang ke tempat pelatihan bela diri tersebut.

Xingyuan menjelaskan alasannya bahwa dia cukup tertarik untuk belajar martial art yang desa ini pelajari.

Hal itu tampak membuat orang-orang disekitar Xingyuan yang mendengarnya cukup senang.

Karena mereka sangat peduli terhadap orang baru yang tinggal di desa Taiyuan ini.

Namun, alasan utama Xingyuan sebenarnya adalah untuk menjadi kuat agar dia bisa mendapatkan informasi tentang dunia tempat dia berada saat ini, dan bagaimana caranya kembali ke bumi.

Akan tetapi, alasan utama itu tidak dijelaskan oleh Xingyuan, karena itu alasan yang hanya dia sendiri yang tahu.

Orang-orang tersebut hanya tahu bahwa Xingyuan ingin menjadi seorang kultivator, dengan belajar 

Setelah itu, Xingyuan mulai berlatih bersama mereka.

Dia mempelajari berbagai macam martial art dasar yang harus dipelajari oleh seluruh pemula.

Beruntungnya, Xingyuan sudah memilik tingkat ranah Body Tempering.

Karena hal ini membuatnya cukup mudah dalam berlatih dasar-dasar martial art.

Body Tempering merupakan awal dari terbangkitnya seseorang dari Mortal ke tahap awal seorang kultivator.

Dan itu mempermudah seseorang untuk berlatih.

Karena bagi para Mortal, mereka harus melatih fisik mereka hingga batas tertentu agar bisa mencapai tahap awal untuk menjadi kultivator.

Lalu, Xingyuan pun mulai berlatih bersama mereka. 

Dia saat ini menilai dari dasar-dasar penggusuran pedang. Dan alasan Xingyuan memilih pedang itu karena dia suka dengan senjata yang sering dia baca di novel dunia asalnya. 

Hari demi hari pun berjalan, Xingyuan terus melatih dasar-dasar dari ilmu berpedang sebelum dia mempelajari ilmu berpedang dari desa ini. 

Dan saat bersamaan juga, tampak terlihat kakek tua yang mengajak Xingyuan ke desa ini. Dia terlihat memperhatikan Xingyuan yang sedang berlatih dasar-dasar berpedang. 

Lalu kakek tua itu berkata,

“Huh, anak muda yang penuh semangat.”

“Dan didalam tubuhnya juga cukup unik.”

“Sepertinya aku perlu memberikan latihan khusus untuknya.”

Kakek tua itu pun terus memperhatikan latihan yang dilakukan oleh Xingyuan.

Dan hampir satu bulan, Xingyuan berlatih dasar-dasar dari ilmu berpedang dengan penuh semangat.

Dia bersemangat karena dengan bantuan darisistem Neurobound, Xingyuan mampu memahami dasar-dasar ilmu berpedang dengan cepat, bahkan hanya sekitar seminggu. 

Namun, demi tetap menjaga keamanan dirinya, dia berpura-pura seperti terlihat sedikit kesulitan dalam berlatih dasar-dasar ilmu berpedang itu.

Mungkin bagi orang lain akan melihat bahwa Xingyuan memang sedikit kesulitan, dan bakatnya hanya seperti anak muda biasanya yang belajar begitu keras.

Akan tetapi, berbeda dengan kakek tua yang selalu memperhatikan Xingyuan.

Kakek itu justru sudah mengetahui kecepatan belajar dari Xingyuan selama ini. 

Menurut kakek tua itu, kemungkinan hal ini disebabkan karena tubuh unik yang Xingyuan miliki, sehingga mempermudah dia untuk berlatih.

Kakek tua itupun tersenyum menyeringai dan berkata,

“Huh, bocah yang cukup cerdas dan licik.”

“Mungkin orang lain bisa dia bodohi, tapi berbeda denganku.”

“Sepertinya sudah waktunya untuk memberikan pelajaran yang pantas untuk bocah licik ini, haha.”

Dan akhirnya, dimulailah pelajaran sesungguhnya bagi Xingyuan untuk bisa menjadi kuat dan mendapatkan informasi tentang dunia ini serta bagaimana caranya untuk kembali ke dunia asalnya.

Namun, Xingyuan tidak tahu bahwa bahaya seperti apa yang akan mendatanginya dalam waktu dekat.

Karena tempat yang dia tinggali saat ini bukanlah desa biasa saja.

Keesokan harinya…

Xingyuan yang saat itu sedang tertidur di kamarnya, tiba-tiba saja dibangunkan oleh salah satu teman kamarnya.

“Hei, bangun!”

“Kakek tua  memanggilmu untuk ke tempatnya!”

Xingyuan yang terbangun dengan secara paksa itupun kemudian membersihkan dirinya dan bergegas menuju tempat Kakek Tua itu.

Dan saat itu juga, diapun terlihat sedikit ragu dengan tempat kakek tua ini.

Karena tempat ini terlihat seperti banyak energi murni dari alam.

Bahkan Xingyuan sampai bisa merasakan tubuhnya tampak segar kembali, yang tadinya merasa sedikit lelah meskipun sudah tidur dengan baik.

“Huh, ini sungguh luarbiasa!” Ucap Xingyuan yang terkejut dan kagum akan temat tinggal kakek tua itu.

Setelah berkeliling cukup lama, Xingyuan pun akhirnya sampai di pintu tempat tinggal kakek tua itu.

Secara bersamaan juga, Kakek tua itu berdiri di depan pintu rumahnya sendiri. Seperti sedang menunggu seseorang, dan orang yang dia tunggu tidak lain adalah Xingyuan.

“Huh, kau terlambat, bocah!” Ucap kakek tua itu dengan memberikan tekanan energi kepada Xingyuan.

Hal itu sampai membuat Xingyuan tertekan dan tidak bisa bernapas dengan baik.

Xingyuan seperti melihat sosok hebat dan kuat di hadapannya.

« Prev Daftar Isi

🎁 Support Author

Pilih nominal dan metode donasi terbaikmu.

Diskusi Chapter 0

Berkomentar sebagai Tamu
💬

Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama!