Perkembangan teknologi saat ini sangatlah luar biasa.
Dahulu, orang-orang bekerja mengandalkan kemampuan fisiknya. Mereka harus berjuang kerjas untuk bisa mencapai target yang mereka inginkan.
Akan tetapi, seiringnya perkembangan jaman, teknologi semakin canggih, pekerjaan manusia sekarang semakin kecil dengan bantuan teknologi.
Tidak hanya itu, bahkan sekarang ada teknologi yang bisa memberikan wawasan dan juga bantuan dalam membuat ide secara luas.
Teknologi itu adalah Artificial Intellegence, sebuah sistem teknologi super canggih yang dapat membantu manusia dalam berbagai hal.
Salah satunya adalah teknologi yang dapat memberikan wawasan ide secara luas, dan juga membantu pekerjaan manusia.
Begitu banyak negara yang ingin bersaing dalam pembuatan teknologi super canggih tersebut.
Akan tetapi, hal itu juga membuat dampak cukup besar kepada dunia ini.
Mungkin beberapa negara terkena dampak akibat kalah bersaing dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini.
Namun, ada juga beberpa orang yang terus berjuang sampai ke titik puncaknya dalam penemuan teknologi AI yang canggih tersebut.
Salah satunya adalah Jiang Xingyuan, dia berjuang dari nol, untuk menciptakan sitem berbasis AI yang super canggih.
Dia mulai merancang sistem buatan miliknya dari sejak bersekolah di usia 17 tahun hingga saat ini dia berusia 20 tahun.
Karena saat itu sekolah Xingyuan merupakan sekoolah favorit dan selalu sukses dalam menciptakan murid yang berhasil menciptakan teknologi yang super canggih.
Sekolah itu adalah “Techno Science of High School”.
Akan tetapi, Xingyuan saat itu mendapatkan beasiswa dari hasil seleksi yang diadakan sekolah tersebut.
Seiring berjalannya waktu, Xingyuan yang saat itu hendak lulus dari sekolahnya, dia mencoba untuk magang di sebuah perusahaan besar, Synaptix Corp.
“Aku harus bisa magang di perusahaan ini” Ucap Xingyuan yang bersemangat bahwa dia akan berhasil.
Selama beberapa bulan dia magang di perusahaan itu, dia pun mengeluarkan ide nya tentang bagaimana sebuah AI bisa berinteraksi secara langsung dari saraf otak manusia.
Mungkin hal itu bagi beberapa orang sangat tidak masuk akal. Namun Xingyuan tetap berusaha agar ide miliknya mendapatkan hasil yang cukup memuaskan.
Dan ketika semua orang mendengarkan proposal magang dari Xingyuan, beberapa karyawan dari perusahaanitu tampek terkejut, dan merasa itu hal yang cukup gila jika berhasil di ciptakan.
Akan tetapi, ada juga yang menolak ide tersebut, karena ide itu seperti tidak masuk akal dan dapat membahayakan tubuh manusia jika dilakukan.
Namun, karena sangat banyak yang setuju terkait ide itu, Xingyuan pun akhirnya lolos, dia mulai magang di perusahaan itu selama delapan enam bulan.
Selama waktu itu, dia menciptakan sebuah prototipe dari ide sebelumnya itu.
Xingyuan memberikan sistem prototipe itu dengan nama “Neurobound”.
“Huh, nama sistem Neurobound sepertinya unik” Ucap Xingyuan yang sangat tertarik dengan nama tersebut.
Sistem ini memiliki bentuk seperti chip yang berukurang sangat kecil yang dimasukkan kedalam tubuh manusia dengan menempelkan chip itu ke bagian leher belakang.
Karena Chip tersebut bukan benda keras, melainkan seperti sebuah sel yang dapat menempel langsung ke tubuh penggunanya, seperti halnya benalu yang langsung menempel ke tubuh inangnya.
Saat itu Xingyuan bingung ingin menguji prototipe miliknya kepada siapa, karena di dalam perusahaan tidak ada yang mau untuk menjadi bahan percobaan oleh seorang magang.
Akhirnya Xingyuan memutuskan bahwa dia sendiri yang akan menguji hasil prototipe yang dia buat.
Neurobound pun mulai di pasangkan ke tubuh Xingyuan dengan bantuan robot berbentuk manusia untuk membantu menempelkan ke tubuh Xingyuan.
Dan saat Xingyuan selesai memasangkan chip tersebut ke tubuhnya.
Tiba-tiba saja dia merasakan rasa sakit yang luarbiasa di kepalanya.
Terasa seperti sedang dipukul oleh palu yang sangat keras, dan membuat kepala Xingyuan sampai merasakan pusing dan sakit.
“Ugh, sakit!… ini sungguh sakit sekali!” Ucap Xingyuan yang tubuhnya tampak terjatuh ke lantai akibat merasakan sakit yang luarbiasa.
Dan akhirnya Xinyuan pun jatuh pingsan di dalam ruangan uji coba prototype miliknya sendiri.
Setelah beberapa jam berlalu, Xingyuan pun akhirnya bangun kembali.
Dan saat dia bangun dari pingsannya itu, Xingyuan merasakan tubuhnya terasa ringan dari sebelumnya.
Penglihatannya bahkan bisa mendeteksi benda-benda yang ada di sekitarnya. Termasuk informasi jenis bahan, harga, hingga campuran bahan lainnya.
Tidak hanya benda saja yang dapat Xingyuan lihat informasinya, bahkan makhluk hidup yang saat ini ada di dalam ruangannya yaitu Kucing juga bisa dia lihat informasi detailnya hingga jenis makanan apa yang dapat dia makan.
Xingyuan pun akhirnya tersenyum bahagia, dan berkata.
“Huh, ini berhasil”
“Aku berhasil menciptakan sistem AI yang dapat terhubung langsung ke saraf otak”
Dan setelah beberapa hari dia mencoba prototipe miliknya. Xingyuan pun ingin mencoba lebih jauh lagi, dia akhirnya pergi ke area yang tanpa diketahui oleh AI, karena memang sulit untuk mendapatkan informasi di area ini.
Area itu adalah di pegunungan yang cukup tinggi, dan di pegunungan itu, tidak ada sinyal sama sekali.
Untung saja Xingyuan mengajak dua temannya untuk mendaki bersama.
Ketika mereka mulai mendaki, Xingyuan pun mencoba menggunakan sistem Neurobound miliknya di area yang susah sinyal itu.
Dia ingin mengetahui, apakah sistem miliknya bisa memandu dirinya hanya dengan sekali lihat area tertentu.
Dan ternyata sistem milik Xingyuan pun berhasil medneteksi arah jalan yang lebih baik untuk mendaki ke atas pegunungan tersebut.
Karena di arah yang lain ternyata terdapat hewan buas yaitu macan, serigala dan hewan lainnya.
Sedangkan arah jalan yang ditunjukkan oleh sistem neurobound lebih aman meskipun sedikit sulit mendakinya.
“Ugh, Xingyuan! kenapa kita harus mengikuti arah sistem buatanmu itu!?”
Menurut teman Xingyuan, arah yang di lewati ini terasa sulit dan aneh, karena jalurnya seperti tidak mengarah ke puncak gunung.
Setelah beberapa menit mereka berjalan ke atas pegunungan itu, dan ternyata benar bahwa arah yang di berikan oleh sistem ini memang tepat.
Mereka akhirnya berhasil sampai ke puncak pegunungan tersebut.
“Haha, kita berhasil!” Ucap salah satu teman Xingyuan.
Akan tetapi, kesenangan yang mereka dapatkan hanya berlangsung sementara.
Salah satu teman dari Xingyuan terlihat menginjak area tanah yang rapuh dan akhirnya dia terjatuh. Dan beruntungnya dia memegan batu besar sebelum akan jatuh.
Xingyuan pun berusaha untuk menolong temannya yang bergelantungan memegan batu panjang yang masih bertahan.
Dan akhirnya Xingyuan berhasil menyelamatkan temannya itu, namun ketika temannya sudah berada di pijakan tanah yang lebih kuat.
Xingyuan yang tadinya menyelamatkan temannya dan memegan batu panjang yang tersisa itu, ternyata batu panjang itu retak dan terjatuh ke jurang dari pegugungan tersebut.
“CRACK!”
“Tidak….! XIngyuaan!” Teriakan temannya yang tak sadar bahwa Xingyuan terjatuh akibat menyelamatkannya.
Sesaat sebelum Theo terjatuh ke dasar jurang, dia sempat berkata kedapa dirinya sendiri.
“Apakah ini akhir hidupku?”
“Aku bahkan menjalani kehidupan yang sangat buruk!”
Xingyuan hanyalah anak tanpa kedua orang tua, dia bahkan tidak tahu siapa orang tuanya.
Nasib kehidupannya selalu sial, tidak ada yang suka dengan dirinya. Bahkan teman sekolahnya pun sangat membenci dia yang berasal dari rakyat jelata.
“Huh, sungguh akhir hidup yang menyedihkan”
“Jika aku diberikan kehidupan kedua, aku ingin hidup bahagia dan mencapai apa yang tidak bisa ku capai”
“Dan yang pasti, memiliki keluarga yang bahagia.”
Dan begitulah akhir kehidupan Xingyuan yang terjatuh dari ke jurang dari pegunungan.
“Thump!”
Suara jatuh Xingyuan terasa begitu keras dan dalam sekejap semuanya terlihat gelap gulita.
“Huh, sungguh… menyedihkan..!”
Begitulah ucapan terakhir Xingyuan.
Namun, saat itu Xingyuan sempat mendengarkan suara yang begitu aneh, dan itu seperti suara yang sangat dekat dengan Xingyuan berada saat ini.
Tak berlangsung lama, mata Xingyuan pun perlahan terbuka.
Dan dia seperti melihat sebuah surga yang begitu indah.
“Aku… dimana?”
“Huh, ternyata ini berada di surga”
“Sungguh pemandangan yang begitu indah”
“Memang seperti inilah kehidupan yang pantas untuk kunikmati”
Xingyuan tersenyum sambil tubuhnya berbaring menatap langit yang sangat indah. Dia bahkan sampai melihat sosok aneh yang terbang di atas langit.
Dan sosok itu menggunakan pedang untuk terbang. Saat itu, Xingyuan merasa bahwa di surga ini dia seperti bisa melakukan apapun, bahkan ada sosok aneh yang terbang di atas langit menggunakan sebuah pedang.
“Haha… ternyata surga sangat indah, melihat ada orang yang terbang menggunakan pedang?”
“Sepertinya orang itu, sebelum mati ingin menjadi seorang kultivator yang ada di buku novel, haha”
Namun, hal-hal aneh mulai bermunculan.
Tiba-tiba Xingyuan melihat ada dua orang yang sedang bertarung di atas langit.
Mereka berdua terlihat seperti terbang menggunakan pedangnya dan mulai bertarung satu sama lainnya.
Dan saat mereka bertarung,tiba-tiba salah satu dari mereka pun terjatuh tepat di atas Xingyuan yang sedang menikmati pemandangan surga tersebut.
“Thump!” Suara jatuh Xingyuan dari dasar jurang.
“Huh, sial! suasana hatiku lagi senang kenapa tiba-tiba ada yang suara yang terjatuh?”
Dan ternyata orang yang terjatuh itu yang sebeumnya Xingyuan lihat terbang di atas langit.
Dan dari sinilah semua terasa aneh, Xingyuan seperti melihat bahwa ini bukanlah surga.
“Huh, tunggu sebentar!”
“Di surga tidak mungkin ada orang gila yang bertarung satu sama lain”
“Dan, orang yang barusan terjatuh ini”
Xinyuan mendekat dan memeriksa, apakah orang itu masih hidup.
“Ugh, tidak mungkin!”
“Ini….!”
“Dia sungguh mati!?”
“Ada apa dengan dunia ini!?”
Lalu, Xingyuan kembali mendengar suara seseorang yang dari dekatnya.
Ternyata itu berasal dari seorang kakek-kakek yang mencoba memanggil Xingyuan untuk pergi dari area pertempuran tersebut.
Karena area itu merupakan tempat bertarung para orang aneh yang terbang di atas langit tersebut.
Kakek itu pun menyuruh Xingyuan untuk segera pergi mengikutinya, sambil berkata.
“Hei nak! apa kau tidak lihat kalau ada pertarungan di area itu?”
“Ayo lebih baik kita pergi dari tempat ini, anak muda?!”
Dan Xingyuan yang mendengarkan hal itu terasa aneh, karena dia tidak tahu kenapa dia bisa memahami apa yang di ucapkan oleh kakek tua itu.
Xingyuan pun mencoba bertanya kepada kakek itu tentang keanhean yang dia lihat saat ini.
“Ini sungguh aneh!?”
“Uhm maaf kakek, boleh saya tanya?”
“Kalau boleh tahu, saat ini kita berada dimana dan dunia ini seperti apa ya?”
Ketika kakek itu mendengar pertanyaan dari XIngyuan.
Kakek itu seperti melihat ada orang gila yang entah berasal dari mana, menanyakan sesuatu yang seharusnya seluruh dunia itu sudah tahu.
“Hei nak, apa kau orang gila?”
….
Seketika Xingyuan dan kakek itu terdiam.
Diskusi Chapter 0
Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama!